Header Ads

25 Anggota DPRD Kota Bontang Dilantik: Dua di Antaranya Mundur untuk Pilkada 2024


Pada hari ini, 15 Agustus 2024, sebanyak 25 anggota DPRD Kota Bontang resmi dilantik di Lantai 3, Kantor DPRD Bontang. Momen pelantikan ini menjadi titik awal bagi para anggota dewan baru dalam menjalankan tugas mereka sebagai wakil rakyat. Namun, dari jumlah tersebut, dua di antaranya—Agus Haris dan Muhammad Aswar—telah menyatakan niat untuk segera mengundurkan diri untuk ikut serta dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024.

Agus Haris mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mundur berasal dari keinginan untuk ikut dalam bursa pemilihan kepala daerah. “Alur yang harus dilalui dimulai dari penerimaan surat keputusan (SK) partai untuk pengusungan. Setelah itu, dilakukan konsolidasi antar-partai, dan kemudian akan dilakukan deklarasi,” jelas Agus Haris saat dikonfirmasi. Ia menambahkan bahwa setelah deklarasi, langkah selanjutnya adalah persiapan pendaftaran, yang mencakup pengunduran diri dari jabatannya sebagai anggota dewan.

Pendaftaran calon kepala daerah pada Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan berlangsung pada 27-29 Agustus 2024. Agus Haris menegaskan bahwa ia akan mengundurkan diri setelah ada keputusan penetapan pasangan calon, yang diperkirakan akan terjadi sekitar satu bulan ke depan. “Kemungkinan saya hanya akan mendapatkan satu kali gaji sebagai wakil rakyat,” ucapnya.

Muhammad Aswar juga mengungkapkan niat yang sama untuk mundur dari DPRD demi mengikuti Pilkada. Ia memastikan bahwa surat pengunduran dirinya akan diserahkan sebelum proses pendaftaran Pilkada dimulai. “Selama sebelum penetapan walau sudah mengundurkan diri, saya tetap berkantor,” ungkap Aswar. Mengenai pendapatan sebagai anggota dewan, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti besaran dan frekuensi gaji yang akan diterimanya, namun menegaskan bahwa namanya sudah tercatat sebagai anggota dewan.

Dalam Pilkada Serentak 2024 mendatang, Agus Haris akan berpasangan dengan Neni Moerniaeni, diusung oleh koalisi Partai Golkar, Gerindra, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sementara itu, Muhammad Aswar akan mendampingi Najirah, yang didukung oleh PDI Perjuangan, Gelora, dan Partai Amanat Nasional (PAN). Dengan langkah ini, keduanya berusaha mewujudkan ambisi politik mereka di pentas Pilkada.

Pelantikan hari ini menandai awal tugas bagi anggota DPRD yang baru, sementara bagi Agus Haris dan Muhammad Aswar, ini adalah momen peralihan menuju kontestasi politik yang lebih besar. Keputusan mereka untuk mundur dan berfokus pada Pilkada menunjukkan dinamika politik yang berkembang di Kota Bontang, menjelang pemilihan kepala daerah yang akan datang.

Diberdayakan oleh Blogger.